Antibiotik dalam pelayanan kesehatan seringkali digunakan secara tidak tepat sehingga dapat menimbulkan pengobatan yang kurang efektif dan peningkatan risiko terhadap keamanan pasien. DAGUSIBU merupakan Program Gerakan Keluarga Sadar Obat untuk mencapai pemahaman dan kesadaran masyarakat akan penggunaan obat yang benar melalui kegiatan kesehatan oleh tenaga kefarmasian. Remaja memiliki peran penting dalam mendukung perkembangan masa dewasa yang sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan DAGUSIBU dalam penggunaan antibiotik Siswi Sekolah Menengah Atas Kota Gianyar. Penelitian ini menggunakan studi observasional analitik dan teknik non probability sampling. Instrumen pada penelitian ini menggunakan kuesioner dengan 16 pertanyaan terkait pengetahuan DAGUSIBU antibiotik dengan jumlah sampel sebanyak 76 sampel. Dari hasil analisis diperoleh tingkat pengetahuan siswi sekolah menengah atas tentang DAGUSIBU memperoleh hasil sebanyak 14 (18%) responden termasuk dalam kategori baik, 50 (66%) responden dalam kategori cukup, 12 (16%) responden dalam kategori kurang dalam pengetahuan DAGUSIBU antibiotik. Hasil karakteristik penggunaan antibiotik melalui kuesioner oleh siswi Sekolah Menengah Atas Kota Gianyar diperoleh kesimpulan bahwa sebagian besar siswi sekolah menengah atas mendapatkan informasi penggunaan antibiotik dari dokter dan antibiotik yang paling banyak digunakan adalah amoxicillin.
Copyrights © 2024