Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tingkat Pengetahuan Dagusibu dalam Penggunaan Antibiotik pada Siswi Sekolah Menengah Atas I Putu Aris Septa Permana; Ni Putu Aryati Suryaningsih; I Putu Gede Adi Purwa Hita; Ida Ayu Manik Partha Sutema
Aesculapius Medical Journal Vol 4 No 2 (2024): June
Publisher : Fakultas Ilmu Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/amj.4.2.2024.194 - 201

Abstract

Antibiotik dalam pelayanan kesehatan seringkali digunakan secara tidak tepat sehingga dapat menimbulkan pengobatan yang kurang efektif dan peningkatan risiko terhadap keamanan pasien. DAGUSIBU merupakan Program Gerakan Keluarga Sadar Obat untuk mencapai pemahaman dan kesadaran masyarakat akan penggunaan obat yang benar melalui kegiatan kesehatan oleh tenaga kefarmasian. Remaja memiliki peran penting dalam mendukung perkembangan masa dewasa yang sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan DAGUSIBU dalam penggunaan antibiotik Siswi Sekolah Menengah Atas Kota Gianyar. Penelitian ini menggunakan studi observasional analitik dan teknik non probability sampling. Instrumen pada penelitian ini menggunakan kuesioner dengan 16 pertanyaan terkait pengetahuan DAGUSIBU antibiotik dengan jumlah sampel sebanyak 76 sampel. Dari hasil analisis diperoleh tingkat pengetahuan siswi sekolah menengah atas tentang DAGUSIBU memperoleh hasil sebanyak 14 (18%) responden termasuk dalam kategori baik, 50 (66%) responden dalam kategori cukup, 12 (16%) responden dalam kategori kurang dalam pengetahuan DAGUSIBU antibiotik. Hasil karakteristik penggunaan antibiotik melalui kuesioner oleh siswi Sekolah Menengah Atas Kota Gianyar diperoleh kesimpulan bahwa sebagian besar siswi sekolah menengah atas mendapatkan informasi penggunaan antibiotik dari dokter dan antibiotik yang paling banyak digunakan adalah amoxicillin.
Sosialisasi Pentingnya Kesadaran Penggunaan Antibiotik Serta Bahaya Resistensi Antibiotik di SMAN 18 Jakarta Handayani, Widya; Syahrul Munir; I Putu Aris Septa Permana; Eka Saputri; Nanda Rahma Desra; Sagita Feronica Sagita
Khidmah Nusantara Vol. 2 No. 2 (2026): Februari 2026 (In Progress)
Publisher : CV.RIZANIA MEDIA PRATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69533/3rsdxg73

Abstract

Antibiotic resistance is a growing global health problem caused by the irrational use of antibiotics in humans, animals, and the environment. The high prevalence of infectious diseases, low public awareness, and inappropriate antibiotic use practices contribute to the emergence of resistant microorganisms, which can reduce treatment effectiveness and increase morbidity and mortality rates. This community service activity aimed to improve students’ knowledge and awareness of the importance of rational antibiotic use and the dangers of antibiotic resistance. The activity employed an educational counseling method and was conducted among 11th-grade students at SMAN 18 Jakarta using a pre-test and post-test design. A total of 60 students participated in the educational session delivered through presentations and interactive discussions. The evaluation instrument consisted of 10 multiple-choice questions to assess knowledge levels before and after the intervention.The results showed a significant increase in knowledge, with the average score rising from 71% in the pre-test to 88% in the post-test. This improvement indicates that the educational intervention was effective in enhancing students’ understanding of antibiotic resistance and the prevention of antibiotic misuse. This educational activity is expected to contribute to reducing antibiotic resistance in the community.