Penelitian ini bertujuan untuk mengukur hubungan antara workplace incivility (ketidakacuhan dalam hubungan kerja) dan job stress (stres kerja) di lingkungan pendidikan tinggi di Kota Pontianak. Tingginya beban kerja yang ada sering kali memunculkan perilaku workplace incivility, terutama dalam konteks kerja tim. Hal ini juga berlaku di lingkungan perguruan tinggi, di mana komunikasi dan kerja sama dalam tim sering terjadi. Selain itu, peran moderasi emotional intelligence (EI) juga akan diteliti untuk memahami sejauh mana EI dapat mengurangi dampak negatif ketidaksopanan dalam hubungan kerja terhadap stres kerja. Metode pengolahan dan analisis data yang digunakan adalah metode kuantitatif. Teknik purposive sampling digunakan dalam pengambilan sampel. Jumlah minimum responden yang ditetapkan adalah 100 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan antara workplace incivility dalam hubungan kerja dan job stress. Semakin tinggi tingkat ketidaksopanan yang dirasakan, semakin tinggi tingkat stres kerja yang dialami individu. Namun, kecerdasan emosional tidak memoderasi hubungan antara ketidaksopanan dalam hubungan kerja dan stres kerja. Meskipun kecerdasan emosional memiliki peran penting dalam mengelola emosi, penelitian ini menunjukkan bahwa hal tersebut tidak memperkuat atau melemahkan hubungan antara ketidaksopanan dalam hubungan kerja dan stres kerja di kalangan karyawan pendidikan tinggi di Kota Pontianak.
Copyrights © 2024