Program Kampus Mengajar (KM) angkatan VI merupakan program pendidikan dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia untuk berpartisipasi, mengembangkan diri, dan membuat perubahan. Tujuan program KM untuk meningkatkan pendidikan di Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dalam hal literasi, numerasi, adaptasi teknologi, dan administrasi, terutama di sekolah yang berada di daerah tertinggal, terdepan, terluar (3T). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkapkan bagaimana dampak yang dialami melalui adanya program KM Angkatan VI terhadap budaya numerasi di salah satu sekolah dasar di Kabupaten Bima. Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui kegiatan wawancara tidak terstrukutur dan observasi terhadap seorang kepala sekolah, 6 orang guru kelas, 6 orang siswa dan 1 mahasiswa KM yang bertugas di SD Negeri tersebut. Analisis data menggunakan pendekatan Miles & Hubberman yang meliputi pengumpulan data, penyajian data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya numerasi di SD Negeri Lido sebelum hadirnya mahasiswa KM angkatan VI sudah ada, namun tidak memberikan peningkatan terhadap minat belajar, semangat belajar, serta pemahaman belajar peserta didik. Setelah hadirnya mahasiswa KM angkatan VI melalui program-program numerasi yang dijalankan memberikan peningkatan budaya numerasi di SD Negeri Lido, semangat belajar matemtika peserta didik, antusias peserta didik mengikuti mata pelajaran matematika, pemahaman matematika peserta didik meningkat setelah hadirnya mahasiswa KM angkatan VI.
Copyrights © 2024