Besarnya populasi generasi Z pada beberapa tahun belakangan ini memberikan kontribusi pada penggunaan digital jurnalistik. Penelitian ini berfokus pada pola komunikasi generasi Z terhadap digital jurnalistik. Metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi digunakan dalam penelitian ini. Data dikumpulkan dengan melakukan wawancara dan observasi dengan mahasiswa tingkat akhir yakni mahasiswa angkatan 2018-2021 yang berusia 23-26 tahun berjumlah lima orang. Analisis yang digunakan adalah Phenomenology Data Analysis (PDA) dengan enam tahapan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi generasi Z pada digital jurnalistik meliputi: (1) penggunaan tiktok, dan instagram sebagai bentuk penggunaan produk digital jurnalistik; dan (2) fokus yang dibahas meliputi pada ketidaksamaan secara ekonomi dan sosial, kesehatan mental, dan hak asasi manusia. Penelitian ini berimplikasi pada efisiensi pesan yang akan disampaikan melalui digital jurnalistik
Copyrights © 2024