Penelitian ini di latar belakangi karena rendahnya pemahaman siswa dalam memahami materi tanaman dan hewan langka di kelas VI SD Negeri 03 Rantau Alai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman siswa dalam memahami materi pelajaran “Pelestarian Hewan dan Tanaman langka”. Pada penelitian ini penulis menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) agar siswa dapat aktif, berfikir kritis dalam belajar. Siswa akan di arahkan untuk aktif mencari informasi dari lingkungan sekitar maupun internet mengenai pelestarian tanaman dan hewan langka serta mengidentifikasi penyebab kelangkaan tersebut. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah ceramah, penugasan dan Diskusi. Subjek penelitia ini adalah Siswa kelas VI SD Negeri 03 Rantau Alai yang terdiri dari 9 orang siswa. Instrumen yang dipakai pada penelitian ini adalah butir soal dan LKPD. Adapun tingkat keberhasilan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) ini adalah sebanyak 90% jika dibandingkan sebelumnya tanpa menggunakan model PBL. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan pemahaman siswa kelas VI SD Negeri 03 Rantau Alai terhadap materi Melestarikan Tanaman dan Hewan langka. Kata Kunci: Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL); Melestarikan Tanaman dan Hewan Langka.
Copyrights © 2022