Penelitian ini merupakan studi literatur yang mendalami model pembelajaran blended learning sebagai pendekatan yang menggabungkan pembelajaran tatap muka dan daring untuk menciptakan pengalaman belajar yang fleksibel, interaktif, dan relevan di era digital. Dengan menggunakan metode narrative review, penelitian ini mengkaji berbagai artikel dan jurnal nasional maupun internasional untuk mengevaluasi efektivitas blended learning dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Hasil studi menunjukkan bahwa blended learning mampu mendorong motivasi belajar, meningkatkan kemandirian, literasi digital, dan hasil belajar peserta didik. Model ini memberikan fleksibilitas dalam waktu dan tempat belajar, serta memungkinkan integrasi teknologi untuk mendukung pembelajaran yang lebih menarik. Namun, implementasinya menghadapi tantangan seperti kesenjangan akses teknologi, kesiapan infrastruktur, dan kemampuan digital yang bervariasi di kalangan siswa dan pendidik. Penelitian ini menekankan pentingnya desain sistem pembelajaran yang matang, pelatihan guru untuk mengoptimalkan teknologi, serta dukungan kebijakan pendidikan yang memadai. Dengan pendekatan yang tepat, blended learning berpotensi menjadi solusi strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan di masa depan.
Copyrights © 2024