Praktik keagamaan Suku Cham Bani di Vietnam memiliki basis yang kuat dalam sejarah dan budaya mereka. Suku Cham Bani merupakan salah satu etnis minoritas di Vietnam, bukan hanya sebagai pemeluk agama minoritas, melainkan juga sebagai kelompok yang minoritas dalam Islam karena praktik keagamaan mereka yang dianggap berbeda dari ajaran Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan, yang selanjutnya dianalisis menggunakan pendekatan postmodernisme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik keagamaan Suku Cham Bani adanya menandakan akulturasi budaya dengan Islam. Praktik keagamaan mereka menunjukkan sinkretisme, adanya diaektika antara Islam dengan agama yang dianut sebelum datangnya Islam ke Vietnam, yaitu agama Hindu. Berdasarkan perspektif postmodernisme, praktik keagamaan Suku Cham Bani yang berbeda dengan ajaran Islam pada umumnya merupakan bentuk interpretasi baru terhadap Islam akan keragaman atau pluralitas pemahaman yang terbentuk berdasarkan ruang dan waktu yang berbeda.
Copyrights © 2024