Literasi keluarga merupakan faktor penting dalam membentuk generasi yang cerdas dan berdaya saing. Di Desa Pengasinan, Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, peran ibu sebagai penggerak literasi keluarga sangat krusial dalam meningkatkan kemampuan literasi anak-anak di keluarga. Meski sebagian besar ibu di desa ini memiliki pendidikan yang cukup baik, pemahaman tentang literasi keluarga, mencakup baca-tulis, numerasi, digital, dan budaya masih terbatas. Hal ini memengaruhi kualitas literasi anak-anak di desa tersebut. Untuk mengatasi masalah ini, dilakukan pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan penguatan peran ibu sebagai penggerak literasi keluarga. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan keterampilan kepada ibu-ibu PKK di Desa Pengasinan mengenai pentingnya literasi keluarga dan cara mengajarkan literasi kepada anak melalui aktivitas sehari-hari yang menyenangkan. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dengan metode interaktif dan aplikatif, seperti pembuatan buku dongeng interaktif. Dampak dari kegiatan pemberdayaan ini terlihat dari beberapa segi, yaitu: (1) aspek sosial, terjalinnya hubungan yang lebih erat antara ibu-ibu kader PKK dan masyarakat; (2) aspek ekonomi, berupa peningkatan kualitas pendidikan anak yang mendukung potensi ekonomi keluarga; dan (3) aspek pendidikan, berupa pengetahuan dan keterampilan baru bagi ibu-ibu dalam mendidik anak. Hasil signifikan dari kegiatan ini adalah terciptanya buku kumpulan cerita bergambar yang menarik dibaca oleh anak-anak.
Copyrights © 2024