Penelitian ini membahas implikasi etika keamanan siber dalam kebocoran data BPJS Kesehatan tahun 2021 di Indonesia. Studi ini menganalisis tantangan etika dan teknis yang muncul akibat insiden tersebut, di mana 279 juta data peserta bocor dan dijual secara daring. Penelitian bertujuan mengidentifikasi penyebab, dampak etis, dan tanggung jawab institusional. Dengan pendekatan studi kasus, hasil penelitian menunjukkan kesenjangan dalam kerangka keamanan siber dan tata kelola etika di sektor publik. Temuan mengindikasikan kurangnya pemantauan keamanan, perlindungan teknis yang memadai, dan akuntabilitas etis. Studi ini merekomendasikan penguatan kebijakan keamanan siber, peningkatan etika profesional, serta membangun kepercayaan publik melalui transparansi institusi dan perlindungan data yang lebih kuat.
Copyrights © 2024