Latar belakang masalah dalam penelitian ini menemukan bahwa sebagian besar siswa kelas V masih lemah terhadap kemampuan berpikir kritis dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Model Problem Based Learning terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa materi bangun ruang siswa kelas V MIN 9 Cirebon. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Desain penelitian ini menggunakan quasi eksperimen. Populasi penelitian ini sebanyak 50 siswa yang terdiri 25 siswa di kelas eksperimen dan 25 siswa di kelas kontrol. Pengambilan sampel menggunakan sampel purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah observasi dan tes tertulis. Observasi digunakan untuk mengetahui penerapan Model Problem Based Learning, sedangkan tes tertulis digunakan untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis matematis siswa kelas V MIN 9 Cirebon. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa, (1) Penerapan Model Problem Based Learning lebih berpengaruh dari pada model konvensional dengan nilai rata-rata aktivitas guru sebesar 83 kriteria sangat baik dan nilai rata-rata aktivitas siswa sebesar 85 kriteria sangat baik. (2) kemampuan berikir kritis matematis di kelas eksperimen dengan nilai rata-rata 71,52 lebih tinggi dibandingkan di kelas kontrol sebesar 61,08. (3) terdapat pengaruh yang signifikan antara Model Problem Based Learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas V MIN 9 Cirebon. Hal ini ditunjukkan dengan hasil yang diperoleh sig 0,00 < 0,05. Dengan demikian dapat diartikan maka terdapat pengaruh model problem based learning terhadap kemampuan berpikir kritis matematis.Kata Kunci: Kemampuan Berpikir Kritis Matematis, Model Problem Based Learning
Copyrights © 2022