Permasalahan yang sering muncul dilingkungan Mitra adalah banyaknya gulma. Gulma pada pertanaman budidaya dapat menyebabkan terjadinya persaingan antara tanaman budidaya dengan gulma dalam penyerapan unsur hara, air, cahaya dan ruang tumbuh sehingga menghambat pertumbuhan tanaman serta menurunkan produksi tanaman. Petani dalam mengendalikan gulma selalu menggunakan herbisida kimia sintetik yang menyebabkan residu yang dapat mencemari lingkungan dan meracuni manusia atau hewan ternak. Selain itu, banyak petani yang mengeluh mahalnya harga herbisida sintetis ini, sehingga perlu dilakukan pembuatan herbisida yang ramah lingkungan terbuat dari bahan-bahan alami yang mudah didapatkan seperti air kelapa, bawang putih, ragi tape, dan EM4. Prioritas permasalah mitra adalah petani diberdayakan untuk dapat membuat herbisida yang ramah lingkungan dan harganya lebih murah karena herbisida terbuat dari bahan-bahan alami yang mudah didapatkan. Pelaksanaan Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dengan skim Program Pemberdayaan Masyarakat bertempat di Kelurahan Ulu Benteng Marabahan Kabupaten Barito Kuala. Khalayak sasaran yang mengikuti kegiatan ada 21 orang petani. Pelaksanaannya berjalan lancar dan kehadiran khalayak sasaran mencapai 100 % pada pertemuan pertama dan pada pertemuan kedua kehadiran menjadi 90.5 % Setelah kegiatan dilaksanakan ada peningkatan pengetahuan seputar pembuatan herbisida ramah lingkungan. Sebanyak 19 peserta sudah mampu membuat sendiri herbisida ramah lingkungan dan cara pengaplikasiannya.
Copyrights © 2024