Individu dengan gangguan penglihatan sering menghadapi kendala akses informasi yang menghambat partisipasi mereka dalam berbagai aspek kehidupan, seperti pendidikan, pekerjaan, komunikasi, keuangan, rekreasi, hingga aktivitas mandiri. Namun, kemajuan teknologi telah menghasilkan berbagai solusi inovatif untuk mengatasi hambatan tersebut. Salah satu terobosannya adalah perkembangan teknologi asistif untuk berlari, yang berdampak besar pada peningkatan mobilitas tunanetra. Penelitian ini adalah tinjauan sistematis terhadap literatur yang bertujuan mengeksplorasi perkembangan klasifikasi teknologi asistif berlari guna meningkatkan mobilitas tunanetra. Dari 67 artikel yang diunduh, seleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi menghasilkan 6 artikel relevan untuk dianalisis. Artikel-artikel tersebut dikaji lebih lanjut dengan mengelompokkan perangkat yang digunakan guna mengidentifikasi inovasi dan perkembangan terkini di bidang ini. Hasil analisis menunjukkan bahwa perangkat seperti aplikasi smartphone, jaket berbasis visi komputer, sarung tangan haptic, hingga robot asistif dengan sistem navigasi berbasis GPS dan elektromagnetik, serta alat bantu berupa antena, dapat secara signifikan meningkatkan kemandirian dan keamanan pelari tunanetra. Walaupun tantangan seperti stabilitas, optimalisasi, dan biaya masih ada, inovasi-inovasi ini menawarkan masa depan yang menjanjikan bagi teknologi asistif. Sistem-sistem tersebut memiliki potensi besar untuk menggantikan peran pemandu manusia dan memberikan tingkat kemandirian yang lebih tinggi, baik dalam aktivitas berlari maupun kegiatan sehari-hari.
Copyrights © 2024