School Well-Being merupakan keadaan dimana individu bisa memenuhi kebutuhan dasarnya baik secara materiil ataupun non-materiil di sekolah, yang terdiri atas empat dimensi yakni (1) Having (kondisi/situasi sekolah), (2) Loving (hubungan sosial), (3) Being (pemenuhan diri), dan (4) Health (kesehatan). Kurikulum merdeka memberikan keleluasannya bagi para guru untuk merancang pembelajaran yang inovatif, bermakna, dan mensejahterakan. Pendekatan pembelajaran yang holistik ini selaras dengan cita-cita terwujudnya profil pelajar Pancasila yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga mempunyai karakteristik yang kuat dan keterampilan sosial-emosional yang mumpuni, serta kesehatan mental yang optimal. Studi ini menggunakan metodelogi deskriptif kualitatif. Penelitian jenis ini memanfaatkan bacaan literatur. Sumber data utama penelitian ini terdiri atas buku atau jurnal yang menjelaskan topik penelitian dan studi teori tentang School Well-Being dan kurikulum merdeka. Hasil penelitian ini adalah implementasi 4 Dimensi Shool well-being dapat dilihat dari penerapan Kurikulum merdeka dalam pembelajaran yang memuat tiga kegiatan yaitu kegiatan intrakulikuler, kegiatan penguatan proyek profil pelajar Pancasila, dan kegiatan ekstrakulikuler.
Copyrights © 2024