Tahlilan dan perjamuan merupakan sebuah tradisi dari masyarakat Indonesia yang biasanya dilakukan bila ada seseorang yang meninggal dunia. Kemudian, hal ini berbenturan dengan kepercayaan yang diyakini oleh mayoritas masyarakat Indonesia yakni Islam. Dikarenakan dalam Islam tidak tercatat bahwa adanya ajaran untuk melaksanakan tahlilan dan perjamuan yang biasa dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tradisi tahlilan itu apakah termasuk kepada budaya dari Islam itu sendiri atau merupakan sebuah Sinkretisme. Dengan mengkaji dari berbagai sumber kepustakaan dan dokumen-dokumen yang mendukung terhadap penelitian ini. Data dalam penulisan penelitian ini bersumber dari buku, jurnal ilmiah dan berbagai sumber lainnya. Adapun tradisi dari tahlilan itu merupakan sebuah sinkretisme dari berbagai kepercayaan, dan sosiologi memandang bahwa hal itu terjadi dikarenakan agama Islam sendiri mempunyai sumber yang sama dan bervariasi dalam melakukan sebuah istinbat hukum. Selanjutnya, nilai yang diambil dari tahlilan dan tradisi perjamuan di dalamnya ialah panjatan do’a untuk seseorang yang meninggal dunia dan menjadikan pelaksanaan tersebut disesuaikan kepada tradisi masyarakat Indonesia sebelum datangnya Islam.
Copyrights © 2024