Penggunaan media pembelajaran adalah salah satu bidang pendidikan yang sangat dipengaruhi oleh kemajuan teknologi. Aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik dari capaian belajar siswa juga dipengaruhi oleh media pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Quasi Experimental Design tipe Non Equivalent Pretest Posttest Control Group Design untuk meneliti bagaimana pengaruh platform Visual Studio Code hasil belajar siswa kelas X TKJ pada mata pelajaran pemrograman dasar dengan model PBL. Hasil belajar kognitif dan psikomotorik membandingkan antara dua kelompok dalam populasi penelitian. Uji normalitas dan homogenitas digunakan dalam penelitian ini untuk menilai hipotesis. Uji hipotesis menggunakan uji nonparametrik yaitu Wilcoxon dan Mann-Whitney, setelah hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data tidak berdistribusi normal. Dengan nilai signifikansi sebesar 0,028, hasil posttest kognitif menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen (56,67) dan kelas kontrol (74,71). Selain itu kelas eksperimen memiliki keterampilan psikomotorik yang lebih baik (Sig. 0.051). Kesimpulannya, pendekatan PBL yang dikombinasikan dengan platform Visual Studio Code dapat meningkatkan hasil belajar siswa, terutama pada aspek psikomotorik. Meskipun terjadi sedikit peningkatan pada nilai kognitif dari pretest ke posttest, pengaruhnya tidak signifikan dibandingkan aspek psikomotorik. Hal ini menunjukkan efektivitas Visual Studio Code lebih dominan dalam pengembangan keterampilan siswa.
Copyrights © 2025