Penelitian ini bertujuan untuk memberikan alternatif solusi terhadap rendahnya keterampilan membaca permulaan pada anak usia Sekolah Dasar. Salah satu solusi yang ditawarkan adalah menggunakan metode fonik berbantuan fuzzle. Melalui penggunaan metode ini, diharapkan terjadi peningkatan keterampilan membaca permulaan pada siswa. Jenis penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilakukan dengan model Kurt Lewin. Terdiri dari dua siklus, tindakan dilakukan dalam empat tahap: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, penilaian, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar pada keterampilan membaca permulaan peserta didik dengan metode fonik berbantuan fuzzle menunjukkan peningkatan pada aspek ketuntasan belajar peserta didik di setiap siklus. Misalnya, pada siklus I, 21 peserta didik mencapai KKM dengan prosentase 75%, nilai rata-rata 71,25, dan pada siklus II, 24 peserta didik mencapai KKM dengan prosentase 86%, nilai rata-rata 73,04%. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pada aspek ketuntasan belajar peserta didik di setiap siklus. Dengan demikian, maka penggunaan metode fonik berbantuan fuzzle mampu menuntaskan dan meningkatkan keterampilan membaca permulaan peserta didik
Copyrights © 2024