Penelitian ini mengeksplorasi dinamika kesopanan dalam berbicara antara mahasiswa dan dosen di Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN-SU). Dengan menggunakan metode penelitian perpustakaan, penelitian ini mengkaji berbagai teori dan kerangka kesopanan untuk mengidentifikasi strategi linguistik yang digunakan dalam interaksi akademik. Mengambil dari karya ilmiah dan studi sebelumnya, penelitian ini menyoroti bagaimana nilai-nilai budaya, sosial, dan agama memengaruhi ekspresi kesopanan dalam lingkungan akademik. Temuan menunjukkan bahwa siswa cenderung menggunakan bahasa formal dan kehormatan sebagai tanda rasa hormat, sementara dosen sering mengadopsi nada yang seimbang untuk menumbuhkan lingkungan belajar yang menarik dan saling menghormati. Studi ini menggarisbawahi pentingnya menjaga komunikasi yang sopan sebagai cerminan nilai-nilai etika akademik dan Islam, berkontribusi pada interaksi yang harmonis dalam konteks pendidikan.
Copyrights © 2025