Prokrastinasi akademik merupakan perilaku menunda tugas akademik yang tidak perlu dilakukan, padahal individu sadar bahwa menunda tugas tersebut dapat berdampak buruk bagi dirinya. Prokrastinasi akademik dapat memberikan dampak negatif terhadap prestasi akademik siswa, seperti perasaan frustasi, meningkatnya stres, marah, bersalah, penundaan akademik, hilangnya kesempatan berprestasi dan menurunnya nilai, serta meningkatnya kemungkinan gagal, kriteria-kriteria tersebut dapat mempengaruhi akademiknya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan efikasi diri dengan perilaku prokrastinasi akademik pada siswa. Pendekatan penelitian kuantitatif yang hendak digunakan dalam penelitian ini ialah analisis korelatif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara penyebaran angket, dan observasi di kelas. Lokasi penelitian dilaksanakan di UPTD SMP Negeri 2 Gunungsitoli Utara. Sampel penelitian menggunakan kelas VIII. Teknik analisi data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis regresi dipakai untuk melihat hubungan satu arah antar variabel yang lebih khusus, dimana variabel x berfungsi sebagai variable independen yang mempengaruhi dan variabel y sebagai variabel dependen yang dipengaruhi. Berdasarkan hasil yang didapati nilai t hitung yaitu 23.848 sedangkan nilai t tabel ialah 1.696 maka dinyatakan secara t hitung dan t tabel Ha diterima dan H0 ditolak. Berdasarkan nilai signifikansi yang diperoleh ialah 0,00 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak untuk pengujian kedua variabel. Sehingga dapat diambil kesimpulan diatas bahwa ada pengaruh yang positif dan signifikansi antara variabel efikasi diri (X) dengan variabel perilaku prokrastinasi (Y) kelas VIII UPTD SMP 2 Gunungsitoli Utara.
Copyrights © 2024