Eksistensi Gending “Lingsir Wengi” sebagai lagu yang digunakan dalam film-film Indonesia masa kini, bahkan menjadi latar suara dalam beberapa film, membuktikan eksistensinya sebagai bagian dari folklor lisan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan peran lagu Gending “Lingsir Wengi” dalam membentuk karakter anak bangsa. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui teknik observasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa Gending “Lingsir Wengi” tetap eksis meskipun fungsinya mengalami perubahan, dari awalnya sebagai lagu penolak bala dan pengantar tidur anak-anak hingga kini menjadi mitos lagu yang dianggap mampu mengundang makhluk halus. Keberlanjutan tradisi lisan ini, yang kini berada di ambang kepunahan, membutuhkan revitalisasi demi pelestarian dan pengembangannya. Folklor yang ada menyimpan nilai moral, etika, dan pendidikan karakter yang relevan bagi masyarakat saat ini.Kata Kunci: Folklor; Gending Lingsir Wengi; Pendidikan Karakter
Copyrights © 2024