Penelitian ini menyelidiki bagaimana hasil belajar siswa SMP Negeri 26 Makassar dalam mata pelajaran IPS dipengaruhi oleh paradigma pembelajaran berbasis masalah (PBL). Penelitian ini menggunakan teknik kuantitatif kuasi-eksperimental dengan hanya satu kelompok perlakuan dan tidak ada kelompok kontrol. 31 siswa kelas tujuh menjadi sampel, dan mereka dinilai menggunakan tes dan non-tes (kuesioner, observasi, wawancara, dan dokumentasi). Untuk mengukur peningkatan hasil belajar, metode penelitian terdiri dari pretest yang diberikan sebelum penerapan PBL dan posttest setelah penerapannya. Kuesioner yang mengukur reaksi siswa terhadap pembelajaran dan observasi digunakan untuk mengumpulkan data. Pengujian deskriptif, normalitas, dan hipotesis (paired sample t-test) digunakan dalam proses analisis data menggunakan SPSS 25. Menurut temuan, skor rata-rata siswa di kelas IPS meningkat setelah pengenalan PBL dibandingkan sebelum itu. Penelitian ini menunjukkan bahwa siswa kelas VII SMP Negeri 26 Makassar memperoleh manfaat dari paradigma pembelajaran berbasis masalah melalui peningkatan pemahaman materi pelajaran dan kemampuan memecahkan masalah.
Copyrights © 2024