Kegiatan ini bertujuan membantu PT. Masagena Maruarar Salawasna di Cirebon dalam menghadapi tantangan ekspor furnitur terkait regulasi EUDR atau Anti Deforestasi Uni Eropa, yang mewajibkan perusahaan memenuhi standar lingkungan yang ketat. Hal ini menjadi hambatan utama bagi ekspor karena memerlukan penyesuaian proses produksi dan sertifikasi keberlanjutan. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat pada pilot project Free Trade Agreement Support Center Bandung, dilakukan pendampingan dan konsultasi bisnis untuk meningkatkan kesiapan perusahaan menghadapi regulasi ini serta memanfaatkan peluang pasar internasional melalui FTA. Metode yang digunakan meliputi konsultasi, analisis data, dan pendampingan bisnis. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesiapan perusahaan dalam menghadapi regulasi EUDR serta kemampuan memanfaatkan FTA untuk meningkatkan daya saing di pasar global. Rekomendasi yang diberikan mencakup inovasi produk, adaptasi terhadap standar internasional, serta penguatan kerjasama dengan pengrajin lokal.
Copyrights © 2024