In the era of modern education, effective instruments to measure 4Cs and students' self-efficacy are urgently needed. This study aims to (1) compare the mathematics skills of students taught using the PjBL model with Pizzaluv-Mathematics media and students taught using the PBL model; (2) measure the effect of PjBL on students' self-efficacy; and (3) evaluate the impact of PjBL on 4Cs. This study was conducted on twelfth-grade students at MAN 2 Malang, Indonesia, in the context of algebraic function limits. Pizzaluv-Mathematics media is designed to help students complete learning projects through communication, collaboration, and critical and creative thinking in making a "Love" shaped math pizza using visual media. This study used a quasi-experimental design involving 72 students divided into an experimental group (PjBL) and a control group (PBL) based on pre-existing class divisions. Data were collected using tests and questionnaires to measure self-efficacy and 4C abilities. Self-efficacy was assessed using a standard scale with proven validity and reliability, while 4C skills were measured through performance tasks and peer evaluations with strict objectivity standards. Two-way analysis of Variance (ANOVA) showed a significant difference in mathematics learning ability that favored the PjBL model using Pizzaluv-Mathematics media (p < 0.05, η² = 0.11). The results of one-way ANOVA also showed significant differences in 4C ability and self-efficacy between student groups (p < 0.01). In addition, Pearson correlation analysis revealed a strong positive relationship between 4C ability and self-efficacy (p < 0.01). The findings of this study indicate that the PjBL model using Pizzaluv-Mathematics media positively impacts students' self-efficacy and 4C ability.Di era pendidikan modern, instrumen yang efektif untuk mengukur 4C dan efikasi diri siswa sangat dibutuhkan. Penelitian ini bertujuan untuk (1) membandingkan keterampilan matematika siswa yang diajarkan menggunakan model PjBL dengan media Pizzaluv-Mathematics dan siswa yang diajarkan menggunakan model PBL; (2) mengukur pengaruh PjBL terhadap efikasi diri siswa; dan (3) mengevaluasi dampak PjBL terhadap 4C. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas dua belas di MAN 2 Malang, Indonesia, dalam konteks limit fungsi aljabar. Media Pizzaluv-Mathematics dirancang untuk membantu siswa menyelesaikan proyek pembelajaran melalui komunikasi, kolaborasi, dan berpikir kritis dan kreatif dalam membuat pizza matematika berbentuk "Love" menggunakan media visual. Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimental yang melibatkan 72 siswa yang dibagi menjadi kelompok eksperimen (PjBL) dan kelompok kontrol (PBL) berdasarkan pembagian kelas yang sudah ada sebelumnya. Data dikumpulkan menggunakan tes dan kuesioner untuk mengukur efikasi diri dan kemampuan 4C. Efikasi diri dinilai menggunakan skala standar dengan validitas dan reliabilitas yang terbukti, sementara keterampilan 4C diukur melalui tugas kinerja dan evaluasi rekan sejawat dengan standar objektivitas yang ketat. Analisis Varians Dua Arah (ANOVA) menunjukkan perbedaan yang signifikan dalam kemampuan belajar matematika yang mendukung model PjBL menggunakan media Pizzaluv-Matematika (p= 0,004, η² = 0,11). Hasil ANOVA satu arah juga menunjukkan perbedaan yang signifikan dalam kemampuan 4C dan efikasi diri antara kelompok siswa (p= 0.001). Selain itu, analisis korelasi Pearson mengungkapkan hubungan positif yang kuat antara kemampuan 4C dan efikasi diri (p= 0,01). Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa model PjBL menggunakan media Pizzaluv-Matematika berdampak positif terhadap efikasi diri dan kemampuan 4C siswa.
Copyrights © 2024