Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keprihatinan peneliti terhadap keadaan lingkungan saat ini: ada polusi di mana-mana. Penyebab pencemaran lingkungan lainnya adalah berdampak pada kesehatan manusia dan kelangsungan keanekaragaman hayati. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kebiasaan pengelolaan sampah yang dilakukan umat Katolik. Metode Penelitian ini adalah motede penelitian kualitatif dan teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan proses wawancara. Wawancara dilakukan kepada Pastor Paroki dan delapan orang perwakilan umat Katolik dari Paroki Agustinus, Keuskupan Agung Pontianak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Paroki telah berusaha semaksimal mungkin untuk mengimplementasikan nilai-nilai Laudato Si'. Misalnya saja mengadakan workshop dan pelatihan penerapan gaya hidup ramah lingkungan, tentu saja sejalan dengan nilai-nilai Laudato Si'. Namun tidak bisa dipungkiri masih ada masyarakat yang mengelola sampah dengan cara membakarnya. Hal ini disebabkan oleh tingginya tarif sampah, lokasi pembuangan sampah yang jauh, dan belum adanya pemisahan antara sampah organik dan anorganik. Peneliti mengambil kesimpulan bahwa kesadaran lingkungan umat Katolik terhadap perlindungan lingkungan dan pengelolaan limbah masih perlu ditingkatkan. Saran bagi peneliti selanjutnya adalah melakukan penelitian dengan tema serupa namun tetap memperhatikan aspek sosial, ekonomi dan budaya.
Copyrights © 2024