Penelitian ini membahas peran Nahdlatul Ulama (NU) dalam perkembangan Islam di Jawa Timur pada periode 1926-1942, masa yang ditandai dengan kolonialisme Belanda dan dinamika sosial-keagamaan di Nusantara. Menggunakan metode penelitian sejarah, penelitian ini meliputi tahapan heuristik, verifikasi, interpretasi, dan historiografi untuk menggali sumber-sumber primer seperti arsip, surat kabar, dan dokumen-dokumen organisasi NU, serta sumber sekunder berupa buku dan artikel akademik terkait. Fokus utama penelitian adalah menelusuri kontribusi NU dalam mempertahankan tradisi Islam Ahlussunnah wal Jama'ah di tengah arus modernisasi dan gerakan reformasi Islam yang berkembang di Nusantara.Hasil penelitian menunjukkan bahwa NU berperan signifikan dalam memperkuat jaringan pesantren sebagai pusat pendidikan Islam tradisional, serta mengembangkan struktur organisasi yang solid guna melawan kebijakan kolonial yang merugikan umat Islam. NU juga aktif dalam bidang sosial-politik dengan membela hak-hak umat Islam melalui diplomasi dengan pemerintah kolonial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran NU pada periode ini tidak hanya terbatas pada aspek keagamaan, tetapi juga mencakup penguatan identitas Islam tradisional di Jawa Timur dan memperjuangkan kepentingan umat dalam konteks kolonialisme.
Copyrights © 2025