Studi ini menganalisis hubungan antara Rencana Mutu Pekerjaan Konstruksi (RMPK) dan Sistem Manajemen Mutu (SMM) dalam konteks proyek preservasi jalan dan penggantian jembatan Sagea-Patani I dan II. Analisis melibatkan metode statistik seperti korelasi, uji t, dan regresi untuk mengevaluasi pengaruh RMPK terhadap implementasi SMM. Hasil menunjukkan korelasi positif antara RMPK dan SMM, namun dengan dampak yang masih perlu diperjelas. Pelatihan tim dan pengelolaan mutu yang teliti menjadi faktor kunci dalam meningkatkan efektivitas SMM. Implikasi praktis dari studi ini adalah perlunya perbaikan RMPK untuk meningkatkan kualitas implementasi SMM. Penelitian lanjutan diperlukan untuk memahami faktor-faktor tambahan yang dapat memengaruhi efektivitas SMM dalam proyek konstruksi.
Copyrights © 2024