Kajian hadis secara pokok terpusat pada dua komponen utama, yaitu sanad dan matan. Namun, seiring perkembangan hadis dari bentuk lisan menjadi teks, muncul tantangan dalam memahami konteks hadis. Penelitian ini difokuskan pada analisis urgensi dan pengelompokan asbabul wurud dalam memahami makna kontekstual hadis. Dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan kajian pustaka, studi ini menelusuri berbagai literatur primer dan sekunder yang berkaitan dengan kajian hadis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asbabul wurud berperan penting dalam membatasi makna yang bersifat umum, merinci hal-hal yang masih global, serta menjelaskan hikmah di balik pensyariatan hukum. Seperti halnya asbabun nuzul dalam tafsir Al-Qur’an, asbabul wurud membantu umat Islam memahami hadis dengan lebih tepat dan relevan sesuai konteks awal kemunculannya. Temuan ini menegaskan pentingnya asbabul wurud dalam kajian hadis untuk mendukung interpretasi yang sesuai dengan nilai-nilai Islam dan kebutuhan zaman.
Copyrights © 2025