Mushalla kampus IAI Al-AZIZIYAH seharusnya menjadi penunjang aktifitas keagamaan & sosial bagi mahasiswa, dosen, civitas akademika, para tamu, dan masyarakat sekitar. Namun dalam observasi awal peneliti, sebagian dosen perempuan dan beberapa mahasiswi mengeluh tidak dapat menggunakan mushalla kampus karena kendala fasilitas mushalla yang belum memadai, diantaranya: tabeng mushalla, lemari, sajadah, mukena, dan kendala lainnya. Hal ini mengakibatkan dosen perempuan harus mencari tempat shalat dan istirahat di luar kampus sambil menunggu jadwal kelas berikutnya. Atas dasar itu, pendampingan aktivasi penggunaan mushalla perlu dilakukan dalam kegiatan KPM Mahasiswa kelompok 29 tahun 2023-2024. Metode pengabdian yang digunakan adalah model Partisipatory Action Research (PAR). Hasil pendampingan aktivasi mushalla sudah berjalan dan fasilitas mushalla juga sudah terpenuhi.
Copyrights © 2024