Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan teori pembelajaran humanistik dalam pembelajaran berdiferensiasi IPAS kelas 5 fase C di MIN 8 Langkat. Teori pembelajaran humanistik dan pembelajaran berdiferensiasi IPAS memiliki kesamaan dalam pemahaman pentingnya menghormati sisi kemanusiaan agar sesuai dengan karakteristik individu. Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif kualitatif melalui pendekatan studi kasus. Penelitian ini meliputi observasi perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pendidikan sains yang beragam. Data dikumpulkan melalui penilaian diagnostik, observasi, evaluasi kinerja, dan ujian akhir. Partisipan penelitian terdiri dari 28 siswa kelas lima MIN 8 Langkat sepanjang tahun ajaran 2024/2025. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa teori belajar humanistik melalui pembelajaran diferensiasi mampu meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa terhadap materi IPAS. Siswa menjadi lebih aktif dalam proses belajar dan menunjukkan peningkatan hasil belajar yang signifikan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa teori belajar humanistik dalam pembelajaran berdiferensiasi sangat efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran IPAS di MIN 8 Langkat. Penelitian ini bermanfaat bagi para pendidik dalam mengembangkan metode pembelajaran yang lebih adaptif dan responsif terhadap kebutuhan siswa, serta memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas pembelajaran IPAS di MIN 8 Langkat.
Copyrights © 2024