Jurnal Kedokteran STM (Sains dan Teknologi Medik)
Vol. 8 No. 1 (2025): Januari 2025

FAKTOR-FAKTOR PSIKOSOSIAL YANG MENYEBABKAN GANGGUAN KESEHATAN MENTAL PEKERJA PADA KLINIK KASIH IBU: PSYCHOSOCIAL FACTORS THAT CAUSE WORKER MENTAL HEALTH DISORDERS AT THE KASIH IBU CLINIC

Nasution, Windya Sari (Unknown)
Sitio, Sri Sudewi Pratiwi (Unknown)
Hariati (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Jan 2025

Abstract

This study aims to identify the relationship between psychosocial factors and mental health disorders among workers at Kasih Ibu Clinic. A cross-sectional quantitative approach was employed with 30 respondents. Data were collected using questionnaires covering job demands, interpersonal relationships, workplace values, health, well-being, and offensive behavior. Analysis results revealed significant relationships between mental health disorders and interpersonal relationships and leadership (p=0.009), health and well-being (p=0.009), and offensive behavior (p=0.008). However, job demands (p=0.118) and workplace values (p=0.207) showed no significant relationships. Most workers experienced severe to very severe mental health disorders, with all respondents reporting very severe anxiety. This study emphasizes the importance of workplace management, including leadership training, anti-bullying policies, and well-being programs, to enhance workers' mental health. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan faktor psikososial dengan gangguan kesehatan mental pada pekerja di Klinik Kasih Ibu. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif cross-sectional dengan total 30 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner mengenai tuntutan kerja, hubungan interpersonal, nilai tempat kerja, kesehatan, kesejahteraan, dan perilaku ofensif. Hasil analisis menunjukkan bahwa hubungan interpersonal dan kepemimpinan (p=0,009), kesehatan dan kesejahteraan (p=0,009), serta perilaku ofensif (p=0,008) memiliki hubungan signifikan dengan gangguan kesehatan mental. Sementara itu, tuntutan kerja (p=0,118) dan nilai-nilai di tempat kerja (p=0,207) tidak menunjukkan hubungan signifikan. Mayoritas pekerja mengalami gangguan mental berat hingga sangat berat, dengan tingkat kecemasan sangat berat pada semua responden. Penelitian ini menyoroti pentingnya pengelolaan lingkungan kerja, termasuk pelatihan kepemimpinan, kebijakan anti-bullying, dan program kesejahteraan untuk meningkatkan kesehatan mental pekerja.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

stm

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Education Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Jurnal Kedokteran STM (Sains dan Teknologi Medik) merupakan jurnal yang memiliki lingkup keilmuan kedokteran, terutama kedokteran dasar, biologi molekular, dan pendidikan ...