Mesin pengaduk gula aren merupakan peralatan penting dalam industri pengolahan gula aren. Kinerja optimal dari mesin ini sangat bergantung pada kekuatan dan ketahanan rangka mesin. Getaran yang berlebihan akibat frekuensi natural yang rendah dapat menyebabkan kerusakan pada komponen mesin, mengurangi efisiensi produksi, dan bahkan menimbulkan bahaya bagi operator. Tujuan penelitian ini untuk memahami perilaku struktural rangka mesin pengaduk gula aren di bawah beban kerja yang sebenarnya. Material yang digunakan adalah 1060 alloy dengan analisis frekuensi natural menggunakan metode Finite Element Analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk mode 5, dengan frekuensi 54,744 Hz, mengalami perubahan resonansi tertinggi, yang menimbulkan risiko signifikan berupa getaran yang diperkuat dan potensi kegagalan struktural, sedangkan bentuk 1, pada 10,772 Hz, menunjukkan perubahan resonansi terendah, yang dicirikan oleh pola gerakan yang lebih sederhana, dengan melakukan simulasi frekuensi alami dalam desain struktural pada mesin pengaduk gula aren maka kita dapat mengetahui berbagai mode bentuk resonansi, sehingga para engineer dapat memperhitungkan tingkat keselamatan pengguna, dan memastikan keawetan struktur desain melalui pemilihan material yang tepat, strategi peredaman yang efektif, dan pemantauan berkelanjutan
Copyrights © 2025