Diabetes mellitus terjadi karena adanya kelainan sekresi insulin yang progresif dan adanya resistensi insulin. Penyakit diabetes melitus yang tidak ditangani dapat menyebabkan terjadinya berbagai komplikasi yang berbahaya bagi penderitanya yang dapat menyebabkan terjadinya penurunan kualitas hidup. Tujuan : Penerapan relaksasi benson dalam penelitian ini dilakukan untuk membantu mengontrol dan menurunkan kadar gula darah pada pasien DM tipe 2. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif mengunakan pendekatan studi kasus, dengan pendekatan Asuhan Keperawatan yang meliputi identifikasi data dari hasil pengkajian, diagnosis keperawatan, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi sampel penelitian ini berjumlah satu orang. tindakan terapi relaksasi benson dilakukan selama 3 hari dengan 1 hari dilakukan 2 kali pemberian dengan waktu 10 menit. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan format pengkajian asuhan keperawatan lembar observasi gula darah, SOP relaksasi benson. Terapi relaksasi benson dilakukan selama 3 hari. Hasil : Relaksasi benson efektif dalam menurunkan kadar gula darah setelah diberikan intervensi selama 3 hari yaitu terjadi perubahan kadar gula darah dari nilai GDS tertinggi sebelum diberikan relaksasi benson adalah 229mg/dl dan setelah diberikan relaksasi benson nilai GDS terendahnya adalah 190 mg/dl. Kesimpulan: Relaksasi benson efektif dalam menurunkan kadar gula darah pada penderita DM Tipe 2.
Copyrights © 2024