Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi problematika pelayanan publik dalam pengelolaan lingkungan di era krisis iklim, serta mencari solusi inovatif untuk meningkatkan kualitas layanan tersebut. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini dilakukan melalui observasi dan studi kasus dari berita terkini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama dalam pengelolaan lingkungan mencakup kurangnya koordinasi antar lembaga pemerintah, rendahnya partisipasi masyarakat, dan isu kesehatan akibat pencemaran. Selain itu, keterbatasan sumber daya manusia dan pemanfaatan teknologi informasi juga menghambat efektivitas kebijakan lingkungan. Untuk mengatasi masalah ini, penelitian merekomendasikan beberapa solusi inovatif, termasuk pengembangan Program Kampung Iklim, pemanfaatan teknologi informasi, kolaborasi lintas sektor, serta peningkatan pendidikan dan pelatihan bagi masyarakat. Evaluasi berkala terhadap program pengelolaan lingkungan dan penciptaan insentif bagi masyarakat juga dianggap penting untuk mendorong partisipasi aktif. Dengan melibatkan semua pihak dalam pengelolaan lingkungan, diharapkan kebijakan yang dihasilkan menjadi lebih responsif dan berkelanjutan, sehingga mampu menghadapi tantangan perubahan iklim secara efektif dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Copyrights © 2025