Penelitian ini bertujuan untuk menggali pemahaman dan pengalaman orang tua serta petugas posyandu mengenai pentingnya deteksi dini tumbuh kembang anak usia 0-72 bulan untuk mencegah gangguan perkembangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam dan observasi lapangan yang dilakukan di Posyandu Silindit. Informan penelitian terdiri dari 15 orang tua, 2 petugas kesehatan, dan kader posyandu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun orang tua mulai menyadari pentingnya deteksi dini setelah mendapat penyuluhan di posyandu, pemahaman mereka mengenai tanda-tanda gangguan perkembangan anak masih terbatas. Faktor utama yang mempengaruhi keberhasilan deteksi dini adalah pengetahuan orang tua, aksesibilitas posyandu, dan faktor sosial ekonomi. Posyandu berperan penting dalam memberikan pemeriksaan dan edukasi, namun terbatas oleh kendala sumber daya dan rendahnya partisipasi orang tua. Penelitian ini menyarankan perlunya peningkatan pendidikan bagi orang tua, pelatihan lebih lanjut bagi petugas posyandu, serta perbaikan aksesibilitas untuk meningkatkan keberhasilan deteksi dini dan intervensi terhadap gangguan perkembangan anak.
Copyrights © 2025