Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran musik dalam meningkatkan kemampuan sosial dan emosional anak usia dini. Menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif, penelitian dilakukan di RA Darun Najwa dengan melibatkan 15 anak berusia 5–6 tahun sebagai sampel. Data diperoleh melalui observasi selama lima sesi menggunakan instrumen berbasis empat kategori: Belum Berkembang (BB), Mulai Berkembang (MB), Berkembang Sesuai Harapan (BSH), dan Berkembang Sangat Baik (BSB). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas anak berada pada kategori BSH, terutama pada indikator kemampuan bekerja sama dengan teman (45%). Musik terbukti efektif dalam mengembangkan keterampilan sosial, seperti berbagi alat musik dan memahami peran dalam kelompok. Selain itu, musik juga membantu anak mengenali dan mengelola emosi, meskipun pengembangan empati dan pengendalian emosi memerlukan pendekatan intensif. Kesimpulannya, kegiatan bermain musik secara terstruktur dapat mendukung perkembangan sosial dan emosional anak usia dini secara signifikan. Sebagai saran, integrasi musik dalam kurikulum PAUD perlu dilakukan secara sistematis. Pelatihan bagi guru dalam penggunaan musik sebagai media pembelajaran serta kolaborasi dengan orang tua menjadi langkah strategis untuk mengoptimalkan manfaat musik dalam perkembangan anak.
Copyrights © 2025