Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani kopi di Kabupaten Mamasa mengenai teknik konservasi lahan yang efektif untuk mengurangi risiko erosi dan tanah longsor. Melalui program penyuluhan yang melibatkan pelatihan pembuatan terasering dan penerapan pola budidaya ramah lingkungan, petani diharapkan dapat memahami pentingnya pengelolaan lahan yang berkelanjutan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan petani mengenai risiko erosi, kemiringan lahan, dampak penanaman pohon, serta metode konservasi lahan. Meskipun demikian, keberlanjutan praktik konservasi memerlukan pendampingan jangka panjang untuk memastikan adopsi yang konsisten di kalangan petani. Penelitian ini menekankan pentingnya edukasi dan pemberdayaan petani dalam upaya perlindungan lahan dan keberlanjutan pertanian.Kata Kunci: Konservasi Lahan, Petani Kopi, Erosi.
Copyrights © 2024