Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Penerapan Sikap Dan Perilaku Peduli Lingkungan Hidup Terhadap Siswa SMAN 1 Pangale Kabupaten Mamuju Tengah Sulawesi Barat Aris, Aris; Mithen, Mithen; Ali, M Ichsan
UNM Environmental Journals Vol 4, No 2 (2021): April
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/uej.v4i2.22541

Abstract

This study aims to determine the attitudes and behavior of environmental care students of SMA Negeri 1 Pangale before and after participating in environemntal training. The type of research is descriptive quantitative and using the experimental approach. The research population was students of SMAN 1 Pangale, Central Mamuju Regency, West Sulawesi, with a total of 357 students. The research sample was taken using probability random sampling technique so that a total sample of 54 students was obtained which was divided into three levels, namely class X, class XI and class XII and 18 respondents could be selected for each level. The data analysis used is descriptive statistics and inferential statistics using paired sample t-test. The results showed that the environmental attitudes and behavior of students increased significantly before and after training based on descriptive analysis. The result also supported by the statistical analysis. Furthermore, the training on environmental care affects the attitudes and behavior of environmental care students at SMA Negeri 1 Pangale.
Penelitian Eksperimen Untuk Meningkatkan Pengetahuan Lingkungan, Komitmen Lingkungan, dan Locus Of Control Masyarakat Petani Sawit Di Kabupaten Mamuju Tengah Kalengkongan, Merlien Jolanda; Ardi, Muhammad; Mithen, Mithen
UNM Environmental Journals Vol 4, No 1 (2020): Desember
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/uej.v4i1.22217

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan lingkungan, komitmen lingkungan, dan locus of control petani sawit di Kabupaten Mamuju Tengah, sebelum dan sesudah eksperimen serta untuk mengetahui pengaruh eksperimen terhadap peningkatan Pengetahuan Lingkungan, Komitmen Lingkungan dan Locus of control petani sawit di Kabupaten Mamuju Tengah. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen. Populasi penelitian adalah 125 Kepala Rumah Tangga petani sawit di Desa Tobadak 1, Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah Provinsi Sulawesi Barat. Sampel penelitian berjumlah 25 kepala keluarga dengan penentuan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling. Analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif kuantitatif dan statistik dinferensial menggunakan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan Gambaran pengetahuan lingkungan, komitmen lingkungan dan locus of control petani sawit di Desa Tobadak I sebelum diberi eksperimen berada pada kategori rendah sedangkan sesudah diberi eksperimen pengetahuan lingkungan berada pada kategori sedang, komitmen lingkungan dan locus of control berada pada kategori tinggi. Serta perlakuan eksperimen telah memberikan pengaruh terhadap meningkatnya pengetahuan lingkungan, komitmen lingkungan dan locus of control pada petani sawit di Desa Tobadak I.
IKLIM SEKOLAH YANG MENDUKUNG PENGETAHUAN DAN SIKAP LINGKUNGAN WARGA SEKOLAH (STUDI KASUS DI SMAN 2 WAJO) Mustikawati, Mustikawati; Mithen, Mithen; Sahabuddin, Erma Suryani
UNM Environmental Journals Vol 6, No 2 (2023): April
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/uej.v6i2.47075

Abstract

This study aims to describe the management of the school climate that supports school members' environmental knowledge and attitudes. This study was conducted at SMA Negeri 2 Wajo, involving the principal and teachers as informants. Data was collected through interviews and observations to find aspects of managing the school environment. These aspects include school conditions, classrooms, canteens, toilets, and waste management. The study results in show that managing the school climate that supports knowledge of the environmental attitudes of school members is supported by development policies to create school conditions. This policy is carried out by developing student participation in maintaining the school environment. Furthermore, maintenance of clean classroom facilities, free of waste, comfortable and neatly arranged, is achieved by the knowledge and attitude of school members. The school principal also implements regulations for providing school canteen facilities that provide healthy food. The most critical school facility is the toilet which is always clean and comfortable. As well as waste management with the application of 3R, namely Reduce, Reuse, and Recycle.
Persepsi, Kesadaran dan Intensi Mahasiswa Teknik Sipil dalam Pemanfaatan Bahan Bangunan Ramah Lingkungan Pertiwi, Nurlita; Mithen, Mithen; Sahabuddin, Erna Suryani
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2023 : PROSIDING EDISI 3
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Artikel ini menguraikan gambaran persepsi, minat dan kesadaran mahasiswa program studi teknik sipil dalam pemanfaatan bahan bangunan ramah lingkungan. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif yang melibatkan 165 mahasiswa program studi teknik sipil pada beberapa universitas di Kota Makassar yang telah melalui pendidikan lima semester. Penyebaran instrumen melalui google form. Pengukuran persepsi dilakukkan dengan isntrumen test dengan skala 0 dan 1 untuk menemukan kategori indikator pressure, state dan respons. Sedangkan variabel minat dan kesadaran mahasiswa diperolah dari hasil jawaban kuesioner dengan kategori nilai 1–5.  Hasil analisis menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa tidak berpengaruh secara signifikan terhadap minatnya memanfaatkan bahan bangunan ramah lingkungan.  Kata Kunci: Persepsi, kesadaran, bahan bangunan
Penyuluhan Konservasi Lahan Bagi Petani Kopi di Kabupaten Mamasa, Provinsi Sulawesi Selatan Mithen, Mithen; Pertiwi, Nurlita; Rahmansah, Rahmansah; Tenriola, Raeny; Armiwaty, Armiwaty
IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2024): IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/iptek.v4i2.67002

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani kopi di Kabupaten Mamasa mengenai teknik konservasi lahan yang efektif untuk mengurangi risiko erosi dan tanah longsor. Melalui program penyuluhan yang melibatkan pelatihan pembuatan terasering dan penerapan pola budidaya ramah lingkungan, petani diharapkan dapat memahami pentingnya pengelolaan lahan yang berkelanjutan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan petani mengenai risiko erosi, kemiringan lahan, dampak penanaman pohon, serta metode konservasi lahan. Meskipun demikian, keberlanjutan praktik konservasi memerlukan pendampingan jangka panjang untuk memastikan adopsi yang konsisten di kalangan petani. Penelitian ini menekankan pentingnya edukasi dan pemberdayaan petani dalam upaya perlindungan lahan dan keberlanjutan pertanian.Kata Kunci: Konservasi Lahan, Petani Kopi, Erosi.
Edukasi Keselamatan Kerja bagi Tukang Batu di Kota Makassar Pertiwi, Nurlita; Dirawan, Gufran D.; Mithen, Mithen; Hiola, St. Fatmah; Sahabuddin, Erma Suryani
INOVASI: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 1 (2025): INOVASI: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/inovasi.v5i1.73889

Abstract

Abstrak. Industri konstruksi merupakan sektor dengan tingkat resiko kecelakaan kerja yang tinggi di Indonesia. Meskipun sebagian besar perusahaan telah menyediakan alat pelindung diri (APD), masih banyak pekerja yang enggan menggunakannya karena alasan ketidaknyamanan. Fenomena ini ditemukan dalam survei awal di lokasi mitra PT. Tata Harapan Persada, Kota Makassar, di mana pekerja tidak menggunakan APD meski tersedia di lokasi konstruksi. Untuk menanggapi masalah ini, tim pengabdi melaksanakan program edukasi keselamatan kerja yang mencakup ceramah, simulasi, dan evaluasi terhadap 23 pekerja konstruksi (tukang besi, batu, dan kayu). Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan penggunaan APD setelah pelatihan, yang tercermin dari perbandingan hasil pretest dan posttest. Interaksi aktif selama edukasi, termasuk diskusi dan praktik langsung, berperan penting dalam membentuk kesadaran dan motivasi peserta terhadap pentingnya keselamatan kerja. Program ini merekomendasikan pelaksanaan edukasi secara berkala guna menjaga konsistensi perilaku keselamatan kerja di tengah tingginya mobilitas tenaga kerja konstruksi. Kata Kunci: keselamatan dan kesehatan kerja, alat pelindung diri, edukasi konstruksi
Penerapan Pertanian cerdas iklim: Peluang, tantangan dan strategi peningkatan kapasitas adaptasi petani pada daerah irigasi Saddang di Sulawesi Selatan” Mandra, Moh Ahsan S; Mithen, Mithen; Sahabuddin, Erma Suryani
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2025 : PROSIDING EDISI 3
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Perubahan iklim menimbulkan tantangan signifikan bagi sektor pertanian di Sulawesi Selatan, khususnya di daerah irigasi Saddang yang menjadi sentra produksi padi utama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kapasitas adaptasi petani terhadap perubahan iklim melalui penerapan Climate Smart Agriculture (CSA). Metode penelitian menggunakan pendekatan campuran (mixed methods) dengan survei terhadap 150 petani, wawancara mendalam, dan observasi lapangan di empat kecamatan dalam kawasan irigasi Saddang. Analisis data dilakukan secara deskriptif, statistik inferensial, dan triangulasi tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat penerapan CSA masih berada pada kategori moderat, dengan variasi antar wilayah tergantung pada ketersediaan infrastruktur irigasi, dukungan kelembagaan, dan akses informasi iklim. Faktor penentu kapasitas adaptasi meliputi pendidikan, pengalaman bertani, keanggotaan kelompok tani, serta dukungan pemerintah daerah dan penyuluh pertanian. Di sisi lain, keterbatasan modal dan ketergantungan terhadap input eksternal menjadi kendala utama. Studi ini menegaskan pentingnya penguatan kelembagaan lokal, peningkatan literasi iklim, dan integrasi kebijakan adaptasi berbasis komunitas untuk memperkuat ketahanan petani menghadapi perubahan iklim. Temuan ini memberikan implikasi praktis bagi pengembangan strategi CSA berbasis konteks lokal yang relevan bagi perencanaan pembangunan pertanian berkelanjutan di wilayah irigasi Sulawesi Selatan.Kata Kunci: Climate Smart Agriculture, kapasitas adaptasi, perubahan iklim, petani, daerah irigasi Saddang, Sulawesi Selatan
Edukasi Teknologi Bangunan Hijau Bagi Kontraktor Lokal untuk Mewujudkan Kontruksi Berkelanjutan Ahmad, Irma Aswani; Muis, Ulmiah; Mithen, Mithen; Saputra, Ian; Taufieq, Nur Anny S.
PENGABDI PENGABDI: VOL. 6, NO.2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pengabdi.v6i2.79352

Abstract

Abstrak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran kontraktor lokal terhadap konsep bangunan hijau sebagai upaya mewujudkan konstruksi berkelanjutan. Rendahnya tingkat penerapan prinsip ramah lingkungan di kalangan kontraktor kecil menjadi dasar perlunya edukasi yang aplikatif dan mudah diterapkan di lapangan. Program dilaksanakan di Kota Makassar dengan melibatkan 25 peserta yang telah memiliki pengalaman kerja lebih dari dua tahun di industri konstruksi. Metode pelaksanaan mencakup empat tahapan, yaitu evaluasi awal (pre-test), penyampaian materi edukasi, diskusi interaktif, dan evaluasi akhir (post-test). Materi utama yang diberikan meliputi sistem rainwater harvesting untuk konservasi air dan konsep recycling construction debris untuk pengelolaan limbah konstruksi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata pengetahuan peserta dari 0,31 menjadi 0,70 atau sebesar 39%. Peserta menunjukkan antusiasme dan komitmen untuk mulai menerapkan prinsip bangunan hijau, seperti pemanfaatan kembali material sisa dan sistem penampungan air hujan. Kegiatan ini memberikan dampak positif dalam membentuk kesadaran lingkungan dan perilaku konstruksi yang lebih bertanggung jawab. Selain meningkatkan kapasitas teknis, kegiatan ini juga memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan pelaku industri lokal dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) serta pembangunan konstruksi yang efisien, adaptif, dan berkelanjutan. Kata Kunci: edukasi, teknologi, bangunan hijau, kontraktor, berkelanjutan