Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Pie Dengan Penambahan Puree Ubi Ungu Armiwaty, Armiwaty; Widodo, Slamet; T., Ratnawati; Afriani, Nur
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 3
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak – Mitra Program Kemitraan Komunitas (PKM) ini adalah Ibu-Ibu Rumah Tangga Kelurahan Lalampanua Kecamatan Pamboang Kabupaten Majene Provinsi Sulawesi Barat. Masalahnya adalah: mitra belum memiliki keterampilan pembuatan pie dengan penambahan puree ubi Ungu, dan belum mengetahui cara merencanakan menjual hasil olah pie dengan penambahan puree ubi Ungu. Metode yang digunakan adalah: ceramah, demonstrasi, diskusi, tanya jawab, dan mitra pendamping. Hasil yang dicapai adalah peningkatan keterampilan pembuatan pie dengan penambahan puree ubi Ungu baik dari pengetahuan bahan, pengetahuan alat dan pengetahuan pengolahan.Kata kunci: Keterampilan, Pengolahan pie, Puree ubi Ungu.
Pemberdayaan Kelompok Ibu Rumah Tangga dalam Pengolahan Buah Rambutan Menjadi Manisan di Desa Moncongloe Idrus, Raeny Tenriola; Armiwaty, Armiwaty; Romadhani, Noor Fadilah; Ahmad, Irma Aswani; Rahman, Muhammad Haristo
PENGABDI PENGABDI: VOL. 4, NO.1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pengabdi.v4i1.46359

Abstract

Abstrak.  Rambutan merupakan tanaman tropis dan termasuk buah musiman dimana buahnya berlimpah jika musim panen tiba, dan masyarakat Desa Moncongloe hanya memanfaatkan untuk dikonsumsi pribadi dan dijual sebagian. Hasil yang melimpah pada musim panen inilah yang membuat nilai jual buah rambutan menjadi rendah sehingga tidak mencukupi biaya pengambilan dan transportasi. Sehingga agak kewalahan dalam memasarkannya dan akhirnya terkadang dibiarkan membusuk dipohonnya. Metode pelatihan pembuatan manisan buah rambutan dilakukan dengan memberikan pelatihan secara langsung kepada kelompok ibu-ibu rumah tangga di Desa Moncongloe berkolaborasi dengan BKMT Mesjid Nurul Ilmi UNM. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang manfaat buah rambutan juga menambah pengetahuan ibu-ibu rumah tangga dalam mengolah buah rambutan agar dapat bertahan lama dengan mengolahnya menjadi manisan buah rambutan. Pada pelatihan kelompok ibu-ibu rumah tangga diberikan pelatihan proses pembuatan manisan rambutan. Kegiatan pelatihan ini selain menambah kreatifitas ibu-ibu rumah tangga dalam mengolah buah rambutan yang hiegenies sekaligus menjadi peluang usaha ibu rumah tangga Desa Moncongloe. Kata Kunci: Rambutan, Manisan, Kreatifitas, Produk Ibu Rumah Tangga
Penyuluhan Konservasi Lahan Bagi Petani Kopi di Kabupaten Mamasa, Provinsi Sulawesi Selatan Mithen, Mithen; Pertiwi, Nurlita; Rahmansah, Rahmansah; Tenriola, Raeny; Armiwaty, Armiwaty
IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2024): IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/iptek.v4i2.67002

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani kopi di Kabupaten Mamasa mengenai teknik konservasi lahan yang efektif untuk mengurangi risiko erosi dan tanah longsor. Melalui program penyuluhan yang melibatkan pelatihan pembuatan terasering dan penerapan pola budidaya ramah lingkungan, petani diharapkan dapat memahami pentingnya pengelolaan lahan yang berkelanjutan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan petani mengenai risiko erosi, kemiringan lahan, dampak penanaman pohon, serta metode konservasi lahan. Meskipun demikian, keberlanjutan praktik konservasi memerlukan pendampingan jangka panjang untuk memastikan adopsi yang konsisten di kalangan petani. Penelitian ini menekankan pentingnya edukasi dan pemberdayaan petani dalam upaya perlindungan lahan dan keberlanjutan pertanian.Kata Kunci: Konservasi Lahan, Petani Kopi, Erosi.
Penerapan Sanitasi Ramah Lingkungan pada Rumah Panggung di Wilayah Pedesaan Sulawesi Barat Rahmansah, Rahmansah; Rauf, Bakhrani A.; R, Andi Yusdi Dwiasta; Ahmad, Irma Aswani; Armiwaty, Armiwaty
DEDIKASI Vol 27, No 1 (2025): JURNAL DEDIKASI (Article in Press)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/dedikasi.v27i1.74146

Abstract

Abstrak.  Rumah panggung sebagai warisan arsitektur tradisional Indonesia banyak ditemukan di wilayah pedesaan, termasuk di Sulawesi Barat. Meskipun bentuk dan konstruksinya sesuai dengan kondisi geografis setempat, rumah ini kerap kali belum dilengkapi dengan fasilitas sanitasi yang memadai. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam membangun jamban keluarga yang sehat dan ramah lingkungan di rumah panggung. Kegiatan dilakukan melalui tahapan persiapan, edukasi dan pelatihan, pembuatan jamban, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran dan kemampuan masyarakat dalam membangun dan mengelola sanitasi berbasis rumah tangga yang ramah lingkungan, dengan memanfaatkan sumber daya lokal secara mandiri. Partisipasi aktif masyarakat dan dukungan pemerintah desa menjadi faktor kunci keberhasilan kegiatan ini Kata Kunci: Sanitasi, Rumah Panggung, Ramah Lingkungan, Jamban Keluarga, Pemberdayaan Masyarakat
Identifikasi Elemen Citra Kota Menurut Teori Kevin Lynch pada Koridor Jalan Sulawesi di Kota Makassar Rizqiyah, Umara Hasmarani; Armiwaty, Armiwaty; Firnawaty, Firnawaty; Muhibuddin, Andi Firman
Urban and Regional Studies Journal Vol. 7 No. 2 (2025): Urban and Regional Studies Journal, Juni 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/ursj.v7i2.5721

Abstract

Kota Makassar, sebagai salah satu kota metropolitan di Indonesia Timur, mengalami perkembangan pesat dalam beberapa dekade terakhir, salah satunya adalah Koridor Jalan Sulawesi. Koridor ini memiliki sejarah panjang yang kaya dengan arsitektur yang beragam, dan menjadi pusat aktivitas sosial masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi elemen-elemen kota di koridor Jalan Sulawesi berdasarkan teori citra kota Kevin Lynch. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini menganalisis bagaimana elemen-elemen seperti paths, nodes, districts, landmarks, dan edges membentuk citra Jalan Sulawesi. Penelitian ini menganalisis bagaimana elemen-elemen tersebut membentuk persepsi visual dan identitas kota. Observasi dilakukan di kawasan pusat kota Makassar dengan menggunakan metode walk-through audit. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang struktur spasial kota dan memberikan masukan bagi perencanaan kota yang lebih berkelanjutan. Dalam pentlitian ini sudah teridentifikasi elemen-elemen citra kota apa saja yang ada di koridor Sulawesi, dan juga bagaiaman rekomendasi yang dapat diterapkan agar elemen citra kota ini dapat benar-benar menggambarkan kegiatan fisik dan sosial di sepanjang Kawasan koridor jalan. Makassar City, one of the metropolitan cities in Eastern Indonesia, has experienced rapid development in recent decades. One of them is Jalan Sulawesi. This corridor has a long and rich history, and diverse architecture, and is the center of the community's social activities. This study aims to identify the elements of the city on Jalan Sulawesi is based on Kevin Lynch's city image theory. Using a qualitative approach, this study analyzes how elements such as paths, nodes, districts, landmarks, and edges shape the image of Jalan Sulawesi. This study analyzes how these elements shape the visual perception and identity of the city. Observations were conducted in the downtown area of Makassar using the walk-through audit method. The study results are expected to provide a better understanding of the city's spatial structure and provide input for more sustainable city planning. This study has identified the elements of the city image in the Sulawesi corridor and made recommendations for how to apply them so that these city image elements can truly describe physical and social activities along the road corridor area
Peningkatan Kemampuan Digitalisasi Aparatur Sipil Negara dalam Pemetaan Kawasan Cagar budaya di Kabupaten Polewali Mandar Dirawan, Gufran Darma; Andayani, Dyah Darma; Ahmad, Irma Aswani; Armiwaty, Armiwaty; Taufieq, Nur Anny S.
DEDIKASI Vol 25, No 2 (2023): JURNAL DEDIKASI
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/dedikasi.v25i2.54270

Abstract

Abstrak. Tujuan PKM adalah meningkatkan kemampuan digitasi kepada staf Aparatur Sipil Negara (ASN) Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Taman Budaya dan Permuseuman Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Barat serta untuk pengembangan basis data sektor kebudayaan pengelolaan pengembangan kawasan taman budaya dan cagar budaya. Hal ini di fokuskan pada pencapaian target digitasi pemetaan kawasan cagar budaya yang telah akan dilestarikan dan dilindungi oleh pemerintah. Peningkatan kapasitas ASN pada UPTD taman budaya dan permuseuman dalam memetakan potensi cagar budaya secara digital dimaksudkan sebagai upaya pemerintah  memudahkan diakses penilaian oleh para pengambil keputusan dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Barat. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdaian pada masyarakat dilaksanakan melalui beberapa Langkah; (1) identifikasi kawasan taman budaya dan cagar budaya, (2) penyiapan perangkat digitasi  penunjang pelatihan, (3) pelatihan dengan metode demonstrasi dan pendampingan pemetaan, (4) evaluasi untuk mengetahui tingkat akurasi pemetaan potensi budaya dalam peta digital. Kegiatan dilaksanakan pada Kawasan Taman Budaya Buttu Ciping Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat.Kata Kunci: peta digital, potensi desa, perencanaan pembangunan
Tipologi Fasade (Dego-Dego) Rumah Tradisional Makassar Armiwaty, Armiwaty; Idrus, Raeny Tenriola; Romadhani, Noor Fadilah
Jurnal Pendidikan Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 1 No. 1 (2023): Volume 1 Issue 1 Februari 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Suku Konjo digolongkan sebagai salah satu sub etnis dalam Suku Makassar, sehingga budaya Suku Konjo seringkali disamakan dengan budaya Suku Makassar, termasuk entitas budaya yang dimilikinya, satu diantaranya yaitu rumah tradisional. Rumah tradisional Suku Konjo umumnya tidak memiliki serambi terbuka, dengan posisi tangga depan biasanya di pinggir serta berada di bawah atap. Serambi tersebut berada di bagian depan rumah sehingga tergolong sebagai fasade. Berdasarkan keunikan bentuk fasade inilah sehingga tujuan penelitian ini yaitu menjabarkan tipologi bentuk dego-dego rumah tradisional Suku Konjo. Adapun metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tipologi fasade (dego-dego) pada rumah tradisional ini berbentuk lebih kecil dan diletakkan di samping tangga yang terletak tepat di depan pintu masuk. Letak dego-dego ini tidak hanya di rumah bagian atas, namun juga di sisi tangga bagian bawah. Posisi dego-dego yang terletak di kedua sisi tangga tersebut sangat memudahkan bagi pengguna saling berkomunikasi, karena posisi duduk akan saling berhadapan.