Penelitian ini mengkaji implementasi Pembelajaran Teaching Factory mengenai Teaching Factory (Tefa) di lembaga pendidikan vokasi. Teaching Factory adalah pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan kegiatan produksi nyata ke dalam proses pendidikan, dengan harapan meningkatkan keterampilan kerja peserta didik sesuai dengan kebutuhan industri. Berdasarkan kajian literatur menunjukkan bahwa implementasi Teaching Factory di lembaga pendidikan telah berhasil memberikan pengalaman belajar yang relevan dan praktis ke arah hasil bagi siswa. Selain itu, para siswa lebih terampil dalam aspek teknis maupun non-teknis seperti kerjasama tim, pemecahan masalah, dan manajemen waktu. Kendala yang ditemukan selama pelaksanaan Teaching Factory meliputi keterbatasan sarana produksi, keterlibatan industri yang belum optimal, serta kesiapan tenaga pendidik dalam memfasilitasi proses pembelajaran berbasis produksi ini. Secara keseluruhan, pembelajaran Teaching Factory dinilai efektif dalam mempersiapkan peserta didik memasuki dunia kerja, meskipun diperlukan peningkatan dalam beberapa aspek untuk optimalisasi hasil pembelajaran.
Copyrights © 2024