Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana supervisi kegiatan yang dilakukan untuk mengatur dengan cara langusng yaitu melihat. Kegiatan penelitian dilaksanakan pada SMAN 1 Banjarmasin dengan melibatkan para mahasiswa PLP sebagai subjek penelitian. Supervisi pembelajaran ini dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Supervisi pembelajaran yang dilakukan oleh penyelia untuk menemukan kekurangan dan menmberikan perbaikan untuk lebih sempurna. Dalam kegiatan supervisi pembelajaran menggunakan aspek yang mengacu kepada hakikat supervisi pembelajaran, ruang lingkup supervisi pembelajaran, serta peran dan fungsi supervisi pembelajaran. Dari hasil yang diperoeh dalam penerapan di pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia (lintas minat) dengan penerapan model discovery di kelas X IPA 2 SMAN 1 Banjarmasin ditemukan beberapa langkah kegiatan yang tidak efektif dilakukan saat pembelajaran secara daring. Oleh karena itu, supervisi pembelajaran ada untuk mengevaluasi hal tersebut dan memperbaiki untuk menjadi lebih baik. Dalam kegiatan PLP (Pengenalan Lapangan Persekolahan) pada mahassiswa yang menjadi supervisor atau penyelia ialah guru pamong.
Copyrights © 2025