Aparatur Sipil Negara (ASN) berperan yang sangat penting dalam penyelenggaraan pemerintah terutama dalam melakukan pelayanan kepada publik. Untuk itu diperlukan komitmen yang baik untuk senantiasa meningkatkan kinerjanya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat model kinerja dari ASN pada lingkup instansi Lembaga Pemerintah Non Kementrian (LPNK), supaya dapat diketahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi dalam peningkatan kinerja. Penelitian dilakukan ke 135 responden ASN di lingkup LPNK. Penelitian bersifat deskriptif kuantitatif menggunakan Smart-PLS 4.0. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa variabel Kepemimpinan memiliki nilai original sample 0,038 dengan P-Value sebesar 0,714 yang mengindikasikan bahwa variabel kepemimpinan tidak memiliki pengaruh yang terbukti signifikan terhadap kinerja dengan bobot signifikan sebesar 0,038. Sementara variabel motivasi memiliki nilai original sample 0,315 dengan P-Value sebesar 0,001 sehingga dapat disimpulkan bahwa bahwa variabel motivasi memiliki pengaruh yang terbukti signifikan positif terhadap kinerja dengan bobot signifikan sebesar 0,315. Untuk variabel disiplin memiliki nilai original sample 0,431 dengan P-Value sebesar 0,000 yang artinya variabel disiplin memiliki pengaruh yang terbukti signifikan positif terhadap kinerja dengan bobot signifikan sebesar 0,431. Sehingga model kinerja ASN di lingkup LPNK memiliki kecenderungan untuk lebih ditingkatkan melalui variabel motivasi dan disiplin.
Copyrights © 2025