Provinsi Jambi memiliki banyak sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan pewarna tekstil, misalnya daun, akar, kulit buah, dan kulit pohon. Pemanfaatan kekayaan alam tersebut dapat sebagai alternatif pewarna tekstil alami yang diproduksi melalui teknik ecoprint. Akan tetapi, penggunaan pewarna alami telah jarang digunakan. Oleh sebab itu dilakukan pengabdian ini yang bertujuan untuk meningkatkan minat dan pengetahuan masyarakat pengenai salah sau pewarna alami dengan jernang. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan pendekatan partisipatif, sehingga khalayak sasaran dapat berperan aktif dalam setiap kegiatan dan pemecahan masalah. Cara penyampaiannya melalui pendekatan andragogi sehingga diharapkan terjadi interaksi yang bersifat insentif antara peserta dan tim pelaksana. Kegiatan diawali dengan tahap persiapan, sosialisasi, dan diskusi dua arah. Selama penyampaian materi, ibu-ibu PKK dan masyarakat Desan Nyogan tampak antusias mendengarkan dan memahami penjelasan mengenai teknik batik ecoprint. Selain itu, masyarakat terlihat termotivasi untuk menciptakan kreasi batik baru agar menjadi anggota masyarakat yang berwawasan lingkungan dengan memanfaatkan bahan tumbuhan dari pekarangan secara produktif melalui usaha batik ecoprint. Kedepannya pengetahuan ini dapat menjadi sumber acuan dalam pengembangan usaha batik di Desa Nyogan yang mampu meningkatkan keterampilan dan kesejateraan masyarakat setempat.
Copyrights © 2025