Kecemasan eksistensial pada lansia merupakan masalah psikologis yang sering diabaikan namun berpotensi merusak kualitas hidup mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas konseling kelompok dalam mengatasi kecemasan eksistensial pada lansia. Metode penelitian yang digunakan adalah desain pra-eksperimental dengan pretest-posttest design. Sampel penelitian ini adalah 30 lansia yang mengalami kecemasan eksistensial dan memenuhi kriteria inklusi. Mereka dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok intervensi yang menerima konseling kelompok dan kelompok kontrol yang tidak menerima intervensi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala kecemasan eksistensial sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan yang signifikan dalam tingkat kecemasan eksistensial pada kelompok intervensi setelah menerima konseling kelompok. Kesimpulannya, konseling kelompok efektif dalam mengurangi kecemasan eksistensial pada lansia. Rekomendasi praktis diberikan untuk meningkatkan penggunaan konseling kelompok dalam mengatasi masalah kecemasan eksistensial pada lansia.
Copyrights © 2024