Pendahuluan: Prediabetes merupakan fase awal dari Diabetes Melitus tipe 2 (DM2). Dalam setahun, sekitar 5-10% pasien prediabetes akan berlanjut menjadi Diabetes Melitus tipe 2. Daun kelor memiliki potensi dalam mengontrol kadar gula darah, khususnya sebagai terapi tambahan alami dalam pencegahan dan terapi Diabetes Melitus tipe 2. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak daun kelor terhadap kadar gula darah puasa pada individu dengan prediabetes Metode: Penelitian ini menggunakan desain randomized controlled trial (RCT). Pengambilan sampel dilakukan di sebuah klinik di Bekasi secara consecutive sampling, dengan 88 subjek yang memenuhi kriteria: prediabetes, usia 25-55 tahun, tidak menggunakan ADO dan insulin minimal 3 bulan sebelum penelitian, serta tidak sedang hamil dan menyusui. Subjek dibagi menjadi dua bagian kelompok yaitu: kelompok perlakuan (MO) yang mendapat kapsul daun kelor 2.400 mg/hari (n=45) dan kelompok kontrol (PLC) yang mendapat kapsul plasebo (n=43) selama 50 hari. Pemeriksaan kadar gula darah puasa dilakukan setiap 3 hari, dan data dianalisis menggunakan uji T-test tidak berpasangan dan Mann-Whitney (α=0,05) Hasil: Terdapat perubahan yang bermakna dari rerata nilai kadar gula darah puasa pada kelompok perlakuan secara signifikan p <0.001 yaitu setelah 38 hari perlakuan. Simpulan: Pemberian daun kelor selama 38 hari memengaruhi kadar gula darah puasa pasien prediabetes (p=0.001).
Copyrights © 2024