Salah satu indikator pelayanan kesehatan di rumah sakit yang perlu diperhatikan dengan seksama adalah angka kematian pasien. Metode dalam menangani peningkatan kasus kematian adalah dengan mendeteksi kegawatan pasien sedini mungkin, misalnya dengan menggunakan early warning score (EWS). Pentingnya bagi seorang tenaga kesehatan (perawat) untuk memahami proses pengkajian dan pelaksaan EWS. Dampak buruk yang dapat terjadi akibat kelalaian penilaian kondisi pasien yaitu semakin memburuk nya kondisi pasien. Fenomena ini menjadi perhatian khusus, terutama pihak manajemen rumah sakit agar mengupayakan optimalisasi kemampuan EWS pada tenaga kesehatan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif asosiatif dengan pendekatan data cross sectional. Uji statistik penelitian ini menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan perawat dengan skor 0-4 (11%), 5-9 (42%), 10-14 (42%), dan 15-20 (5%). Hasil uji statistik menunjukkan nulai p value sebesar 0,000 antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan dalam menjalani earlywarningscore. Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan menjalankan early warning score.
Copyrights © 2022