Kemampuan berpikir kritis merupakan keterampilan kognitif yang esensial dalam pembelajaran matematika, khususnya dalam memahami konsep abstrak seperti subgrup normal dalam teori grup. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kemampuan berpikir kritis mahasiswa dalam menyelesaikan soal subgrup normal. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek mahasiswa jurusan Pendidikan Fisika Universitas Negeri Medan angkatan 2022, Data dikumpulkan melalui tes tertulis dan wawancara, kemudian dianalisis berdasarkan tingkatan berpikir kritis yang meliputi interpretasi, analisis, evaluasi, dan inferensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa dengan kemampuan tinggi mampu mencapai tingkat evaluasi, sedangkan mahasiswa dengan kemampuan rendah hanya berada pada tingkat awal. Kesulitan yang dihadapi mahasiswa meliputi kurangnya pemahaman terhadap properti grup, penggunaan teorema yang tidak tepat, serta kesulitan dalam menarik kesimpulan logis. Hasil ini mengindikasikan perlunya strategi pembelajaran yang lebih efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa dalam memahami dan menerapkan konsep subgrup normal.
Copyrights © 2025