Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji berbagai studi terkait pembelajaran matematika berbasis STEM pada sekolah menengah di Indonesia dan Malaysia. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR). Pengumpulan data dilakukan dengan dengan mengikuti pedoman PRISMA yang bersumber dari dua database yaitu Google Scholar dan Dimensions yang terindeks SINTA, MyCite, dan MyJurnal, dengan rentang waktu tahun 2020–2024. Data dianalisis secara kualitatif menggunakan VOSviewer dan secara kuantitatif deskriptif menggunakan RStudio. Dari 1189 artikel yang diperoleh, ditemukan 29 artikel yang sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran matematika berbasis STEM di Indonesia dan Malaysia memiliki perbedaan dalam fokus konten. Penelitian di Indonesia lebih menekankan pada materi geometri dan Malaysia pada aljabar. Kedua negara menggunakan berbagai jenis media pembelajaran, dengan multimedia sebagai dominan. Faktor-faktor pendukung mencakup ketertarikan siswa dan relevansi materi berkontribusi pada keberhasilan penerapan STEM. Namun, tantangan mencakup keterbatasan kompetensi guru dan kesulitan dalam penggunaan teknologi juga dihadapi. Secara keseluruhan, penerapan STEM tidak hanya meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa tetapi juga mendorong keterampilan berpikir kritis dan kreatif yang penting untuk menghadapi tantangan di era modern. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk penelitian selanjutunya terkait penerapan pembelajaran matematika berbasis STEM.
Copyrights © 2024