Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi moderasi beragama dalam komik ModerArt menggunakan pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce. Fokus utama penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana ikon, indeks, dan simbol digunakan untuk menggambarkan nilai-nilai toleransi, anti-kekerasan, pluralisme, serta penerimaan terhadap tradisi dan budaya lokal. Selain itu, penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan dalam menginternalisasi pesan-pesan moderasi beragama oleh pembaca. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komik ModerArt berhasil mengkomunikasikan pesan moderasi beragama melalui elemen-elemen visual yang efektif, seperti penggunaan ikon yang menggambarkan sikap saling menghormati dan simbol kebangsaan yang menekankan pentingnya kerjasama lintas agama. Meskipun demikian, tantangan muncul dalam menggambarkan kekerasan tanpa mengurangi dampaknya serta memastikan pemahaman pesan yang lebih dalam oleh audiens yang lebih luas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komik ModerArt dapat menjadi media efektif untuk menyebarkan nilai-nilai moderasi beragama, meskipun perlu ada penyesuaian untuk mengatasi tantangan tersebut agar pesan dapat lebih mudah diterima oleh pembaca dari berbagai latar belakang.
Copyrights © 2025