Sistem imun adalah mekanisme perlindungan tubuh yang terdiri dari berbagai sel dan molekul yang bekerja sama melawan patogen dan menjaga homeostasis. Kinerja sistem imun dapat terganggu oleh malnutrisi, penyakit kronis, dan inflamasi berlebihan, yang dapat menyebabkan infeksi berulang, penyembuhan luka lambat, serta peningkatan risiko komplikasi seperti sepsis. Salah satu cara untuk mendukung fungsi imun adalah mencukupi kebutuhan protein, khususnya albumin, yang berperan dalam keseimbangan cairan, transportasi molekul bioaktif, dan regenerasi jaringan. Ikan gabus (Channa striata) dikenal sebagai sumber albumin alami yang dapat meningkatkan kadar albumin serum hingga 30% dalam waktu 2 minggu pada pasien dengan defisiensi albumin. Selain itu, albumin ikan gabus terbukti memiliki efek imunomodulator yang signifikan, dengan peningkatan produksi interferon gamma (IFN-γ) sebesar 40% pada model uji klinis. Kandungan asam lemak omega-3 dan omega-6 dalam ikan gabus juga memberikan efek antiinflamasi yang mengurangi kadar sitokin pro-inflamasi seperti TNF-α dan IL-6 hingga 50%, yang dapat mengatur respons imun tubuh dan mengurangi inflamasi berlebihan. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan menganalisis data dari berbagai sumber ilmiah, termasuk penelitian klinis dan in vitro. Hasilnya menunjukkan bahwa albumin ikan gabus dapat meningkatkan kadar interferon gamma (IFN-γ) dan menekan sitokin pro-inflamasi seperti TNF-α dan IL-6. Temuan ini mendukung potensi albumin ikan gabus dalam memperkuat fungsi imun, mempercepat penyembuhan, dan mengurangi risiko inflamasi berlebihan. Hasil kajian ini menjadi dasar pengembangan produk kesehatan berbasis ikan gabus untuk mendukung daya tahan tubuh.
Copyrights © 2024