Adapun riset ini memiliki tujuan untuk menganalisis: (1) aktivitas instruktur, (2) aktivitas peserta pelatihan, (3) hasil belajar kognitif, (4) hasil belajar psikomotor, dan (5) respon peserta pelatihan terhadap penerapan metode demonstrasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan subjek siswa MAN 2 Mojokerto kelas 10, 11, dan 12 yang mengikuti ekstrakurikuler tata boga. Populasi penelitian terdiri dari 60 siswa dengan sampel sebanyak 30 responden yang dipilih menggunakan teknik quota sampling. Data dikumpulkan melalui observasi dan analisis statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas instruktur berada dalam kategori sangat baik, dengan presentase 93% pada pendahuluan, 98% pada kegiatan inti, dan 90% pada penutup. Aktivitas peserta pelatihan juga dinilai sangat baik, dengan persentase 93% pada pendahuluan, 93% pada kegiatan inti, dan 95% pada penutup. Hasil belajar kognitif menunjukkan peningkatan signifikan dengan nilai sig 0,000 < 0,05, sedangkan hasil belajar psikomotor berada dalam kategori sangat baik, dengan nilai tertinggi 98 dan terendah 94. Respon peserta terhadap instruktur, metode demonstrasi, dan kegiatan pelatihan masing-masing memperoleh nilai 97%, 95%, dan 95% dalam kategori sangat baik. Dengan demikian, metode demonstrasi terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa.
Copyrights © 2025